Anda mau beli alat lab untuk kebutuhan water & gas treatment? Ady Water punya pilihan paling lengkap.
Hubungi 0812 2445 1004



Ady Water jual alat-alat lab:
1. pH meter
2. TDS meter
3. DO meter
4. Conductivity Meter / EC Meter
5. Salinity Meter
6. Iron Meter
7. Manganese Meter
8. TOC Analyzer
9. BOD Meter
10. COD Meter
11. Lemari asam, dan masih banyak lagi




Ady Water sudah pernah kirim alat lab dan media mulai dari kebutuhan rumah tangga / domestik, industri, PLTU, PDAM, dan lain-lain.




Alamat toko jual alat lab di Bandung:
Jalan Mande Raya No. 26, RT/RW 01/02 Cikadut-Cicaheum, Bandung 40194


  

Alamat toko jual alat lab di Jakarta Timur:
Jalan Tanah Merdeka No. 80B, RT.13/RW.5 Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur 13830


  
  
Alamat toko jual alat lab di Jakarta Barat:
Jalan Kemanggisan Pulo 1, No. 6, RT/RW 01/08, Kelurahan Pal Merah, Kecamatan Pal Merah, Jakarta Barat, 11480


  
   
Anda mau konsultasi alat lab yang cocok dengan kebutuhan Anda? Sales Ady Lab dengan senang hati akan melayani Anda.


  
   
Jangan ragu belanja alat lab di Ady Water. Bukti pengiriman kami yang kami tampilkan ini hanya segelintir dari foto-foto pengiriman lain yang selalu update di fanspage kami:
fb.com/adylab


  

Tahukah Anda Senyawa ini Ada Dalam Air Sumur Anda?

No comments
Anda tentu pernah mendengar senyawa karbon dioksida kan? Ya senyawa ini adalah senyawa yang kita keluarkan hasil dari pernapasan kita, dirubah dari oksigen yang kita hirup.

Tanaman sebaliknya, pada siang hari ia membutuhkan karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen.

Karbon dioksida bagi tubuh manusia adalah racun, apalagi jika dalam konsentrasi yang sangat banyak.
Salah satu sumber karbon dioksida: pembakaran industri
Tahukah Anda bahwa karbon dioksida eksis dalam air sumur? Lalu bagaimana menerapkan sistem tabung filter air untuk menyerap karbon dioksida agar air di rumah kita aman?

Karbon dioksida ada di sebagian besar air alam. Dengan mengetahui kandungan karbon dioksida, kita bisa mendapatkan petunjuk mengenai nilai pH air tersebut.

pH larutan akan berkurang saat karbon dioksida tinggi, sementara pH larutan akan naik saat alkalinitas karbonat naik.

Karbon dioksida eksis pada level pH antara 3.6 dan 8.4. Karbon dioksida tidak bisa ditemui pada air dengan nilai pH 8.5 atau lebih tinggi.

Namun, nilai pH itu sendiri jangan diartikan sebagai pengukuran jumlah karbon dioksida dalam air, melainka hubungan antara karbon dioksida dengan alkalinitas bikarbonat.

Pada beberapa minuman, karbon dioksida justru disuntikkan kepada air tersebut, namanya air berkarbonasi (carbonated water).

Air ini disuntikkan dengan gas karbon dioksida bertekanan. Hal ini akan menghasilkan minuman bergelembung (soda).
Air berkarbonasi
Pada air di dalam tanah, bisa saja terdapat karbon dioksida. Namun gas karbon dioksida akan berada di dalam air selama ada tekanan.

Karbon dioksida akan terlepas sendirinya ke atmosfer, seperti jika Anda menuangkan minuman soda ke gelas lalu didiamkan dalam waktu yang lama.

Untuk sementara waktu Anda akan melihat gelembung-gelembung udara dalam air pertanda karbon dioksida naik bukan?

Tapi jika didiamkan, lama-lama tentu akan hilang juga.

Tapi untuk menghilangkan karbon dioksida, Anda bisa juga menggunakan metode untuk menaikkan pH di atas 8,5 dengan menggunakan Soda Ash.

No comments :

Post a Comment